Sabtu, 27 November 2010

2

Ini Dia Jenazah-jenazah yang Tidak Membusuk

  • Sabtu, 27 November 2010
  • Nurkholish Ardi Firdaus
  • Share
  • Percaya atau tidak, ini benar-benar ada dan merupakan fakta. Kondisi jenazah-jenazah pada foto di bawah ini berlawanan dengan hukum alam. Teka-teki bagaimana bisa awetnya jenazah-jenazah tersebut, sampai kini belum terpecahkan. Satu-satunya hipotese, penyebabnya adalah jenazah tersebut diletakkan dalam suatu ruangan yang memiliki komposisi udara tertentu, sehingga proses kerusakan jenazah sangat lamban sekali.


    Santo Pio dari Pietrelcina (wafat tahun 1968).


    Santa Bernadette dari Lourdes (wafat tahun 1879).


    Santo Vincent de Paul (wafat tahun 1660).


    Santa Veronica Giuliani (wafat tahun 1727).


    Santo John Vianney (wafat tahun 1859).


    Santa Clare dari Assisi (wafat tahun 1253, sahabat Santa Francis dari Assisi).


    Santo Silvan (wafat tahun 350 Sebelum Masehi).


    Santo John Bosco (wafat tahun 1888).


    Santa Rita dari Cascia (wafat tahun 1457).


    Santa Teresa Margaret (wafat tahun 1770).


    Santa Catherine Laboure (wafat 1876).


    Blessed Imelda Lambertini (meninggal tahun 1333 dalam usia 12 tahun).


    Santo Francis Xavier (wafat tahun 1552).


    Santa Maria Goretti (wafat tahun 1902).


    Sumber: Whooila.com
    Jangan Lupa Komentar Yaa..
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    2 Komentar Untuk “Ini Dia Jenazah-jenazah yang Tidak Membusuk”

    Anonim mengatakan...

    Rabu, 22 Desember 2010 14.45.00 WIB Reply To This Comment

    tapi masalahnya orang kristen semua gan...


    Nurkholish Ardi Firdaus mengatakan...
    Jumat, 24 Desember 2010 09.26.00 WIB Reply To This Comment

    iy emang sih semuanya orang kristen, mungkin diawetkan karena mereka orang2 yang agamis di agama kristen, lihat saja nama-nama mereka diawali dg santo (utk lk2) dan santa (utk pr)


    Posting Komentar

    Berikan komentar positif tentang artikel yang sederhana ini niscaya sobat akan mendapatkan balasannya. Hehehe

    Subscribe